Harddisk Media Penyimpanan Data Sekunder - Jampang Media

Breaking

Kamis, 08 Februari 2018

Harddisk Media Penyimpanan Data Sekunder

Diska keras/harddisk atau juga disebut dengan harddisk drive yang disingkat “HDD” atau hard drive disingkat “HD” adalah sebuah komponen perangkat keras yang menyimpan data sekunder dan berisi piringan magnetis. 


Diska keras diciptakan pertama kali oleh insinyur IBM, Reynold Johnson pada tahun 1956. Diska keras pertama tersebut terdiri dari 50 piringan berukuran 2 kaki (0,6 meter) dengan kecepatan rotasinya mencapai 1.200 rpm (rotation per minute) dengan kapasitas penyimpanan 4,4 MB.


Pada tahun 2004-an, jenis workstation komputer dapat dipasangkan hard disk sampai batas 200 GB dengan rotasi sampai 10.000 rpm(revolutions per minute) dengan rentang transfer data sampai 50 Mbyte/detik. Hard disk tercepat saat ini, memiliki putaran sampai 15.000 rpm. Hard disk pada notebook berputar lebih lambat dan lebih kecil fisiknya dengan putaran sampai 4200 rpm


Dalam perkembangannya kini diska keras secara fisik menjadi semakin tipis dan kecil namun memiliki daya tampung data yang sangat besar. Diska keras kini juga tidak hanya dapat terpasang di dalam perangkat (internal) tetapi juga dapat dipasang di luar perangkat (eksternal) dengan menggunakan kabel USB ataupun FireWire. zaman sekarang sudah ada yang hanya selebar 0,6 cm dengan kapasitas 750 GB. Kapasitas terbesar diska keras saat ini mencapai 3 TB dengan ukuran standar 3,5 inci.


media penyimpanan data dalam hard disk menggunakan media logam dan dapat terdiri dari beberapa plat sehingga mampu menyimpan data yang lebih banyak. Kapasitas penyimpanan hard disk rata-rata adalah 120 MByte sampai dengan 120 Gbyte. Penggerak hard disk di lingkungan komputasi dikenal sebagai jenis perangkat yang dibuat dari lempengan logam beroksida, sebuah sumbu, read dan write head, read dan write arm, motor listrik, dan IC di dalam satu kemasan. 


Hardisk menggunakan lempengan logam yang terbungkus oksida, unitnya memungkinkan lebih kompak dibandingkan floppy disk. Dengan demikian hard disk memiliki kemampuan merekam data lebih banyak, akses dan mengirimkan data lebih cepat.


Jika dibuka, terlihat mata diska keras pada ujung lengan bertuas yang menempel pada piringan yang dapat berputar. Data yang disimpan dalam diska keras tidak akan hilang ketika tidak diberi tegangan listrik atau non-volatile. Dalam sebuah diska keras, biasanya terdapat lebih dari satu piringan untuk memperbesar kapasitas data yang dapat ditampung.


Karena sifatnya yang rapuh dan tidak tahan guncangan, maka diska keras bisa dikategorikan sebagai barang pecah-belah. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar