Wahdah Dalam Organisasi Ahlus-Sunnah Wal Jama’ah - Jampang Media

Breaking

Jumat, 16 Februari 2018

Wahdah Dalam Organisasi Ahlus-Sunnah Wal Jama’ah

Pendidikan dan Latihan Dasar IV Barisan Ansor Serbaguna (BANSER) Satkorcab Kabupaten Sukabumi ||Foto Irsa Minsugandi

Pendidikan dan Pelatihan Dasar IV Barisan Ansor Serbaguna (BANSER) Satkorcab Kabupaten Sukabumi di Pondok Pesantren Salafi Terpadu Darussyifa Al-Fithroh Yaspida Sukabumi. Jum’at (16/2/2018).

Pesrta Diklatsar Disambut (drum band) gema nada Yaspida. selain itu, acara ini juga diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, mars Banser dan mars hubbul wathon minal iman oleh paduan suara yang diikuti seluruh peserta dan tamu undangan yang hadir. 

Abdul Latif, Kasatkorcab Banser Kabupaten Sukabumi mengatakan, “syukur alhamdulillah” terselenggaranya diklatsar ini atas kerja sama semua pihak yang terkait terutama pribumi. Kepada peserta, kita tekadkan dengan niat ingin bergabung bersama banser untuk bangkit kembali, karena sudah saatnya generasi ini bangkit dengan wahdah dalam organisasi yang memiliki sejarah dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia.

Dari dulu hingga sekarang hanya GP Ansor dan NU yang masih selalu komitmen memiliki kepedulian terhadap NKRI. Untuk membela nkri kita berperan dan wahdah dalam organisasi Ahlus-Sunnah Wal Jama’ah. Hadratussyekh Maulana habib lutfi menyatakan, jika kelak aku diberikan hak syurga oleh Allah SWT, maka tidak akan aku ambil hak tersebut sebelum anggota banser masuk syurga. “Itu yang harus jadi motivasi untuk kita.” Pungkasnya.

Kemudian, Ketua GP Ansor Kabupaten Sukabumi, Nurodin mengatakan, persiapan yang direncanakan dalam waktu hanya dua minggu ini alhamdulillah dengan kesemangatan panitia Satkorcab Banser, GP Ansor dan warga NU, Diklatsar ini diikuti skitar 500 peserta yang terdiri dari 18 kecamatan. Instrukturnya sebagian dibantu oleh Banser Jabar.

Sebuah ihtiyath memberikan pemahaman bahwa ilmu yang akan di dapat ini harus selalu di aplikasikan dalam keseharian. Ansor lahir 24 April 1934, jadi 24 April 2018 mendatang GP Ansor mencapai usia 84 tahun. Dan organisasi ini adalah organisasi legal yang diakui oleh pemerintah. Serta Banser harus khidmah pada ulama, karena itu tujuan utamanya. Dan juga jangan terbawa arus oleh isu-isu yang sekarang mencuat, Karena isu yang terjadi sekarang adalah sebuah permainan pihak-pihak yang memiliki kepentingan untuk menghancurkan Indonesia.

Muhammad Jaenudin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi yang juga sebagai penasehat Satkorcab Banser Kabupaten Sukabumi, dalam sambutannya mengtakan, Jangan pernah ragu untuk masuk Banser, jangan pernah ragu untuk mengawal kiyai kita, Mari berkhidmah pada negara, agama, dan ulama. 

Jarang sekali kita bicara “bagai mana cara untuk mendalami Ahlus-Sunah Wal Jamaah”. Maka, mari kita benar-benar mepelajari agar memahami apa itu Ahlus-Sunah Wal Jamaah. biarkan, kita jangan memandang perbedaan politik yang dianut oleh anggota banser dan warga Nu. 

Sementara, KH. ES Mubarok, katib syuriah PC NU Kabupaten Sukabumi selaku pribumi memberikan tausiyah sekaligus meresmikan (membuka secara resmi) Pendidikan dan Pelatihan Dasar IV Barisan Ansor Serbaguna (BANSER) Satkorcab Kabupaten Sukabumi.

KH. ES Mubarok mengatakan, setiap manusia yang sudah mengakui bahwa Allah adalah segala-galanya dan istiqomah atas yang telah diakuinya, maka Allah SWT akan memeberikan kemenangan yang dibarengi oleh cahaya.

Sekrang, lanjut KH. ES Mubarok,disaat polisi susah dihubungi karena personilnya sedikit, maka Banser harus terdepan menjaga NKRI. Khadiran calon anggota Banser harus memiliki niat yang baik, bukan hayalan yang banser berikan tapi keyakinana yang nyata. di dunia ini tidak ada yang terbaik dibidang pedidikan, selain pondok pesantren. Semua yang kita lakukan saat ini untuk umat, bukan untuk kepentingan pribadi. Tutupnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar