Cegah Hoax dan SARA Demi Sukseskan Pilkada 2018 dan Pilpres 2019 - Jampang Media

Breaking

Kamis, 24 Mei 2018

Cegah Hoax dan SARA Demi Sukseskan Pilkada 2018 dan Pilpres 2019


AmanahNegeriku.com,- Cegah Hoax dan SARA Demi Sukseskan Pilkada 2018 dan Kelangsungan Kepemimpinan Nasional 2019 Secara Damai. Konstelasi politik menjelang pilkada 2018 dan pilpres 2019 yang diperkirakan akan terus memanas. isu SARA diprediksi akan kembali dimanfaatkan oleh kelompok yang berkepentingan untuk saling menjatuhkan lawannya.

Apalagi didukung dengan informasi hoax dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Hal itu akan memperkeruh masalah dan berpotensi dapat menyebabkan terjadinya konflik sosial dan tidak menutup kemungkinan dapat menyebabkan instabilitas keamanan nasional.

Berdasarkan data Bawaslu RI, menunjukkan bahwa pada dimensi kontestasi, Kota Serang (3,03) masuk dalam Kabupaten/Kota dengan tingkat kerawanan tinggi.

Selain itu, pada indeks gabungan (dimensi penyelenggaran, kontestasi, dan partisipasi) Kota Serang (2,44) menempati urutan kerawanan yang tergolong tinggi, pada urutan ke 18 dari total 154 daerah Kabupaten/Kota yang mengadakan kontestasi Pilkada 2018.

Sehingga Serang perlu mendapat perhatian khusus, agar masyarakatnya tidak mudah terjebak dalam situasi kerawanan yang tidak diinginkan.

Kalangan ulama dan masyarakat muslim Serang sebagai warga mayoritas berperan penting dalam mengendalikan kondisi seperti ini. Khususnya para santri sebagai generasi muda, sangat penting dalam menyejukkan masyarakat, meminimalisir terjadinya konflik sosial. Ikut menyerukan anti hoax dan pemilu damai diberbagai kesempatan, khususnya di media sosial.

Banyak pihak yang dirugikan atas informasi hoax dan kampanye isu SARA ini, tidak terkecuali pemerintah. Banyak kebajikan Pemerintah pro rakyat yang tidak tersampaikan secara baik akibat serangan hoax dan isu sara ini. Pemerintah, dalam hal ini presiden Jokowi sangat mendukung upaya setiap elemen masyarakat dalam menentang hoak dan isu SARA.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar