Pengertian dan Fungsi Power Supply - Jampang Media

Breaking

Selasa, 08 Mei 2018

Pengertian dan Fungsi Power Supply




Pengertian,- Power Supply yang berarti Pencatu Daya adalah sebuah peranti elektronika yang berguna sebagai sumber daya untuk peranti lain, terutama daya listrik. Pada dasarnya pencatu daya bukanlah sebuah alat yang menghasilkan energi listrik saja, namun ada beberapa pencatu daya yang menghasilkan energi mekanik, dan energi yang lain.

Secara garis besar, pencatu daya listrik dibagi menjadi dua macam, yaitu pencatu daya tak distabilkan dan pencatu daya distabilkan. Pencatu daya tak distabilkan merupakan jenis pencatu daya yang paling sederhana. Pada pencatu daya jenis ini, tegangan maaupun arus keluaran dari pencatu daya tidak distabilkan, sehingga berubah-ubah sesuai keadaan tegangan masukan dan beban pada keluaran.

Pencatu daya jenis ini biasanya digunakan pada peranti elektronika sederhana yang tidak sensitif akan perubahan tegangan. Pencatu jenis ini juga banyak digunakan pada penguat daya tinggi untuk mengkompensasi lonjakan tegangan keluaran pada penguat.

Pencatu daya distabilkan pencatu jenis ini menggunakan suatu mekanisme loloh balik untuk menstabilkan tegangan keluarannya, bebas dari variasi tegangan masukan, beban keluaran, maupun dengung. Ada dua jenis kalang yang digunakan untuk menstabilkan tegangan keluaran.

Kalang yang digunakan untuk menstabilkan tegangan tersebut yang pertama yaitu Pencatu daya linier, merupakan jenis pencatu daya yang umum digunakan.

Cara kerja dari pencatu daya ini adalah mengubah tegangan AC menjadi tegangan AC lain yang lebih kecil dengan bantuan Transformator. Tegangan ini kemudian disearahkan dengan menggunakan rangkaian penyearah tegangan, dan di bagian akhir ditambahkan kondensator sebagai penghalus tegangan sehingga tegangan DC yang dihasilkan oleh pencatu daya jenis ini tidak terlalu bergelombang.

Selain menggunakan diode sebagai penyearah, rangkaian lain dari jenis ini dapat menggunakan regulator tegangan linier sehingga tegangan yang dihasilkan lebih baik daripada rangkaian yang menggunakan diode. Pencatu daya jenis ini biasanya dapat menghasilkan tegangan DC yang bervariasi antara 0 - 60 Volt dengan arus antara 0 - 10 Ampere.

Yang kedua yaitu Pencatu daya Sakelar, pencatu daya jenis ini menggunakan metode yang berbeda dengan pencatu daya linier. Pada jenis ini, tegangan AC yang masuk ke dalam rangkaian langsung disearahkan oleh rangkaian penyearah tanpa menggunakan bantuan transformer. Cara menyearahkan tegangan tersebut adalah dengan menggunakan frekuensi tinggi antara 10KHz hingga 1 MHz, dimana frekuensi ini jauh lebih tinggi daripada frekuensi AC yang sekitar 50 Hz.

Pada pencatu daya sakelar biasanya diberikan rangkaian umpan balik agar tegangan dan arus yang keluar dari rangkaian ini dapat dikontrol dengan baik.

Cara Kerja Power Supply,- Power Supply mengubah daya standar yaitu 120 volt menjadi sebuah bentuk aliran listrik yang dapat digunakan oleh komputer Anda. Biasanya, motherboard, adapter card, dan disk drive membutuhkan daya sedikitnya 5 volt, kipas pendingin atau cooling membutuhkan 12 volt.

Pasokan listrik juga mempengaruhi komputer apalagi pada saat booting. Karena power supply mengirim aliran listrik ke motherboard dan memastikan bahwa sistem memiliki daya yang cukup untuk beroperasi dengan benar.

Kipas utama dari power supply anda juga sangat penting karena power supply pun harus menjaga suhu komputer. Dan selalu anda periksa juga kipas pendingin power supply karena itu menarik udara melalui lubang angin lalu keluar dari lubang di bagian belakang power supply. Oleh karena itu, sebelum PC dihidupkan pastikan aliran udara power supply bagus dan tidak ada debu yang menempel.

Konektor pada Power supply,-
Konektor 20/24 Pin ATX motherboard, Konektor 20/24 Pin ATX berfungsi untuk memberikan daya pada motherboard. Konektor ini biasanya terdiri dari 2 buah konektor yaitu 20 pin dan 4 pin yang kemudian dijadikan 1 membentuk konektor 24 pin. konektor 20 pin digunakan untuk motherboard jenis lama sedangkan untuk konektor 24 pin biasanya digunakan untuk jenis motherboard model baru.

Konektor 4 pin 12V, Konektor 4/8 pin 12V berfungsi untuk memberikan tegangan untuk prosessor. Konektor ini digunakan mulai jenis komputer pentium IV keatas sampai sekarang.

Konektor 6 pin PCIe, Konektor jenis ini digunakan untuk memberikan daya tambahan pada perangkat VGA card atau kartu grafis yang berjenis PCIe karena VGA Card jenis PCIe membutuhkan daya yang lebih dibandingkan dengan VGA jenis lainnya.

Konektor 4 pin peripheral, konektor 4 pin peripheral berfungsi untuk memberikan daya pada peralatan atau komponen komputer seperti harddis, CR Room, kipas pendingin dan lain-lain.

Konektor Floppy, Konektor jenis ini berfungsi untuk memberikan daya dan tegangan pada komponen floppy disk.

Konektor SATA, Konektor jenis ini berfunsgi untuk memberikan daya kepada komponen komputer yang memiliki port SATA seperti CD Room, Harddisk dan komponen lainnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar