Ustadz Henda Pribadi Kembangkan Unit Produksi Untuk Pendanaan Pondok Yatim An Najm - Jampang Media

Breaking

Senin, 07 Mei 2018

Ustadz Henda Pribadi Kembangkan Unit Produksi Untuk Pendanaan Pondok Yatim An Najm


AmanahNegeriku.com,- Pondok Pesantren Yatim Piatu An-Najm yang berdiri di atas tanah wakaf seluas 1000 m2 saat ini memiliki santri sebanyak 32 orang. Pesantren ini lahir dilatarbelakangi oleh banyaknya anak yatim piatu di sekitar Kecamatan Ciracap dan Surade yang pendidikannya tidak tersentuh.
Walaupun masih belum mampu menampung santri dalam jumlah yang banyak, namun dengan semangat serta kemandirian yang dimiliki oleh pengasuh pondok pesantren An-Najm akan terus mengasuh dan memberi pendidikan gratis bagi anak-anak yatim piatu lainnya.
Pendanaan kegiatan pembangunan dan operasional lembaga pondok pesantren yang seringkali menjadi masalah klasik tidak berlaku untuk Pondok Pesantren Yatim Piatu An-Najm Surade.
Di bawah kepemimpinan Ustadz Henda  Pribadi, pengasuh dan pimpinan pondok pesantren Yatim Piatu An-Najm yang juga sebagai Penyuluh Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi, lembaga ini berusaha menghidupi dan mengembangkan pola pendidikan pesantren dengan berbagai terobosan-terobosan baru untuk mencukupi pendanaan Pondok Pesantren Yatim Piatu ini.
Ustadz Henda Pribadi menjelaskan (8/5), Pondok Pesantren Yatim Piatu yang dibinanya berbasis pada kekuatan unit produksi yang saat ini sedang digarapnya. Di samping menggunakan cara-cara kontemporer yang biasa digunakan oleh umumnya pondok pesantren, seperti pendanaan dari donatur, dermawan maupun para aghniya.
Menurutnya, unit produksi adalah salah satu bentuk rekonstruksi pendanaan kegiatan pesantren, yang tidak melulu mengandalkan dana dari para donatur. Unit produksi ini akan menciptakan kewibawaan pondok pesantren Yatim Piatu An-Najm.
Pondok Pesantren Yatim Piatu An-Najm Surade menjadikan pertanian/ perkebunan dan peternakan, khususnya perkebunan Markissa dan ternak Kambing menjadi unit produksi lembaga ini, walaupun sampai hari ini hasil produksinya masih sangat terbatas. Dan kedepan, dua unit produksi yang tengah dikembangkan tersebut akan dijadikan program pioneer pondok pesantren ini. Jelasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar