Suatu Hari Sahabat Akan Menjadi Musuh, Kecuali Yang Beriman - Jampang Media

Breaking

Selasa, 08 Januari 2019

Suatu Hari Sahabat Akan Menjadi Musuh, Kecuali Yang Beriman

Persahabatan harus dilandasi dengan keimanan dan ketaatan kepada Allah sehingga dapat meraih ridho-Nya.

Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah pada hari kiamat berseru, dimana orang"yang saling mencintai karena ke Agungan-Ku? Pada hari ini akan Aku lindungi mereka dalam lindungan-Ku, pada hari yang tidak ada perlindungan kecuali perlindungan-Ku" (HR Muslim).

Allah SWT berfirman, "Wajib untuk mendapat kecintaan-Ku orang" yang saling mencintai karena Aku saling berkunjung karena Aku saling berkorban karena Aku" (HR Ahmad).

Persahabatan yang tulus ikhlas karena Allah, saling menasehati dalam kebenaran dan saling menasehati untuk menetapi kesabaran akan berlanjut sampai keakhirat.

Allah SWT berfirman, "Teman" akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang "yang bertaqwa" (QS Az-Zukhruf 67).

Imam Syafii berkata, "Jika engkau mempunyai sahabat yang selalu membantumu dalam rangka ketaatan kepada Allah, maka peganglah erat dia, jangan pernah engkau melepaskannya. Karena mencari sahabat baik itu sulit, tapi melepaskannya sangat mudah".

Hasan Al-Bashri berkata, "Perbanyaklah sahabat"mukminmu karena mereka memiliki syafaat pada hari kiamat".

Mencari sahabat yang tulus ikhlas karena Allah penting karena akan menolongmu membawa ke pintu surga-Nya.

Rasulullah SAW bersabda, "Apabila penghuni surga telah masuk kedalam surga lalu mereka tidak menemukan sahabat"mereka yang selalu bersama mereka didunia, mereka bertanya kepada Allah "Ya Rabb kami tidak melihat sahabat" kami yang waktu didunia sholat bersama kami puasa dan berjuang bersama kami?

Allah SWT berfirman "Pergilah ke neraka lalu keluarkanlah sahabat"yang dihatinya ada iman walaupun hanya sebesar biji zarrah" (HR Ibnu Mubarak).

Janganlah memilih sahabat yang menyesatkamu kejalan yang dimurkai Allah SWT.

"Celaka aku! sekiranya dulu aku tidak menjadikan sifulan itu teman akrabku. Sungguh ia telah menyesatkan aku dari peringatan Al-Qur'an yang telah datang kepadaku, dan syetan memang pengkhianat manusia" (QS Al-Furqan 28-29).

Bersahabatlah dengan orang arif sabar bijaksana karena akan menghidupkan jiwa dan ruh dan dapat meningkatkan kesabaranmu.

Jangan bersahabat dengan orang yang menjaminmu karena akan menimbulkan kehinaan bagimu dan janganlah bersahabat dengan orang durjana karena akan menyebarkan bau busuk bersamanya.

Kriteria" persahabatan  menurut Imam Al-Ghazali yaitu :

1.Dia bersikap baik didepan dan dibelakangmu (menjaga kejujuran dan persahabatan).

2. Menganggap kebaikanmu sebagai kebaikannya dan celamu sebagai celanya.

3.Tidak mengubah perilaku ketika dia mendapat kedudukan atau harta.

4.Jika dalam kesulitan atau musibah menimpa ia memberi pertolongan dengan sungguh"dan meringankan kesusahanmu.

5.Jika berselisih dia berusaha mengalah untuk saling menjaga dan selalu mengingatkan. pada ketaatan kepada-Nya

6.Jika ada aib atau keburukan kita dia selalu berusaha menutupinya

7.Jika engkau merencanakan suatu kebaikan ia selalu mendukungmu dan membantu rencana itu.

Lebih baik memiliki sedikit sahabat tapi sholeh yang sesurga daripada memiliki banyak sahabat tapi mengajak kearah maksiat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar