Rencana Induk Pengembangan Sekolah - Jampang Media

Breaking

Kamis, 07 Februari 2019

Rencana Induk Pengembangan Sekolah


PERENCANAAN PENGEMBANGAN SEKOLAH

1.      Pengembangan Siswa
Dengan melihat animo masyarakat yang berkeinginan meningkatkan kualifikasi jenjang pendidikan yang lebih tinggi, maka SMK Pertanian Wadil Falah untuk tahun pelajaran 2018/2019 ini membuka peluang seluas-luasnya kepada masyarakat yang memenuhi persyaratan untuk masuk menjadi siswa di SMK Pertanian Wadil Falah. Namun demikian para calon siswa tersebut harus melalui tes seleksi masuk SMK yang persyaratannya telah ditentukan dalam panduan peneriman siswa baru. Dalam penerimaan siswa baru seleksi dilakukan untuk menjaring akan minat, bakat dan potensi siswa yang bersangkutan agar sesuai dengan inpit yang baik akan menentukan output lulusan yang baik juga.

2.      Rencana Pengembangan Kurikulum
Kurikulum SMK sesuai dengan pedoman pembuatan kurikulum yang dikeluarkan oleh pusat kurikulum Nasional untuk SMK. Kurikilum pada SMK  mengikuti kurikulum SMK Negeri Pembina sesuai dengan keahlian. Hal ini sesuai dengan pedoman Dinas Pendidikan akan memberikan lebih besar, termasuk dalam penyusunan kurikulum, sehingga lebih dapat menyusuaikan diri ( muatan lokal) terhadap kebutuhan kerja dan pembangunan dilingkungannya (relevansi kurikulum).
Usaha kearah ini adalah antara lain :
a.       Mencari informasi dari berbagai pihak yang berkepentingan antara lain golongan pemakai (pemerintah, BUMN,perusahaan dan sebaliknya) para ilmuwan (Pimpinan sekolah, guru, himpunan keahlian, konsultan dsb), subjek pendidikan (Siswa, alumni)
b.      Disamping membedakan pendidikan akademis dan profesional (hukum, akuntansi, teknik, dan sebagainya) juga lebih menambah kesiapan praktek seperti pemberian kasus di Indonesia, problem solving, komunikasi dua arah, penulisan paper.
c.       Tiap mata pelajaran jelas silabusnya yang singkat maupun yang terperinci maksudnya diusahakan tiap buku wajib dan referensi yang up to date atau jangan lebih dua dari lima tahun. Selain itu guru diharuskan membuat SAP (satuan acara pengajaran) sebagai peterjemahan setiap silabus yang akan diajarkan.
d.      Proses belajar mengajar yang benar dan tepat sesuai dengan kaidah-kaidah akademik dan norma-norma sosial yang akan diajarkan.
e.       Kurikulum yang sebenarnya harus menambah mata pelajaran pilihan, sehingga siswa sesuai dengan minat dan bakatnya dapat memilih “ majoring” yang sekarang d i beberapa SMK dapt memilih konsentrasi. Obyek lain adalah bahwa SMK harus menerbitkan buku  pedoman pendidikan setiap tahun selain memuat kurikulum dn silabus yang singkat, juga kalender akademis dan aturan yang mutlak perlu diketahui oleh para siswa.

RINGKASAN PENGEMBANGAN KURIKULUM
           
Proyek
Sasaran
Th 1      Th 2     Th 3      Th 4
Perioritas
Perbaikan Kurikulum
Persiapan “Pebaikan Evaluasi”
P1
Menambah mata pelajaran
Persiapan “Pebaikan Evaluasi”
P2
Buku pedoman
Persiapan “Pebaikan Evaluasi”
P3

3.      Pengembangan tenaga Pengajar
Rekruitmen harus diperhatikan bukan saja kualitas tetapi juga keahlian/spesialisasinya dan jabatannya. Untuk setiap bidang keahlian rata-rata dua orang guru (guru tetap SMK) setiap tahun dengan membrikan prioritas kepada guru senior. Adapun mengenai penambahan guru yang diperbantukan pemerintah sulit direncanakan oleh SMK oleh karena itu ada diluar jangkauannya. Tetapi diharapkan akan terus berklangsung bahkan mungkin meningkat berhubung kebijakan Dinas Pendidikan.
      Pembinaan karir guru harus mendapat perhatian sebaik-baiknya secara jelas dan terbuka dalam setiap jenjangnya. Tugas harus dilakukan aktif dan bukan pasif artinya inisiatif dan bukan menunggu termasuk : penentuan tugas mengajar, pendidikan paska sarjana dan kenaikan pangkat. Rekruitmen, kenaikan pangkat, beban tugas, kewenangan dan kewajiban prosedur dan sebagainya, termasuk peraturan.

Tabel Ringkasan Proyeksi Pengembangan Guru
Proyek
Sasaran
Prioritas
T1
T2
T3
T4
T5
Rekrutmen Setiap
I
I
I
I
I
P 1
Bidang keahlian
I
I
I
I
I
P 1
Penataran mutlak
I
I
I
I
I
P I
Perlengkapan
I
I
I
I
I
P II
Perbaikan peraturan kepegawaian
I
II
I
II
I
P I

      Dalam rangka perbaikan relevansi kurikulum perlu kemampuan dan wawasan guru ditingkatkan melalui penataran yang harus dilakukan secara terencana dibawah koordinasi SMK. Penataran ini dibagi dalam dua golongan yaitu golongan mutlak (P I) yang bermaksud sebagai pembentuk kualitas manusia Indonesia.
·         Golongan P I ini adalah :
1.      Proses belajar mengajar
2.      Metode Penelitian
·         Kemudian golongan pelengkap (P II) adalah :
1.      Metode pengabdian kepada masyarakat
2.      Usaha-usaha menaikan mutu akademis
3.      Prinsip-prinsip dasar ekonomis
4.      Organisasi dan manajemen
5.      Kewirausahaan

4.      Pengembangan Alat Bantu Pengajaran
Untuk mengatasi kelemahan situasi ruangan sekolah mutlak harus tersedia alat bantu belajar mengajar secara terencana dan terus menerus. Dalam perkembangannya bukan hanya kualitasnya saja yang diperlukan, tetapi juga kualitasnya secara terus menerus mengikuti perkembengan teknologi yang ada. Kemudian beberapa alat bantu belajar seperti : Infokus, speaker, kamera, tiap guru juga harus memanfaatkan sebaik mungkin dalam proses pembelajaran maupun diskusi. Selain itu disediakan berbagai teknologi ICT untuk lebih meningkatkan kemampuan daya seraf pembelajaran secara multi media.

5.      Pengembangan Laboratorium
Sebagai penunjang kegiatan akademis, SMK Pertanian Wadil Falah memiliki dua laboratorium yaitu laboratorium soft ware dan laboratorium hard ware untuk melakukan praktikum.
Laboratorium soft ware merupakan tempat pembelajran berbagai perangkat lunak pada computer dan berbagai simulasi jaringan yang dapat digunakan dalam praktek-praktek siswa dalam keahlian sesuai dengan jurusan. Disamping laboratorium soft ware yang ada di SMK Pertanian Wadil Falah tersebut, SMK Pertanian Wadil Falah bekerja sama dengan bebagai perusahaan yang menggunakan teknologi computer dan administrasi perkantoran/pembukuan, seperti: Kantor-kantor instansi dan perusahaan dan lain-lain.
Sedangkan labiratorium hard ware, yang bertujuan untuk digunakan siswa dalam merakit dan merangkai bebagai perlatan teknologi computer secara fisik. Dalam rencana kebutuhan ruang dan tempat baru dapat ditentukan setelah mengatahui system computer yang dipakai. Pemelihara laboratorium perlu dibentuk panitia-panitia ahli mulai perancanaan, pembelian dan penggunaannya agar semua dapat terkendali dengan cepat.

6.      Pengembangan Kurikulum
Dalam pengambangan perustakaan RIP ini tidak ditekankan kuantitas tetapi kualitas dan relepansi buku-buku yang up to date dan relepan untuk tiap bidang ilmu/mata kuliah terutama Buku-buku relepansi.Up to date adalah buku-buku terbirtan paling tua 5 tahun yang lalu dengan penulis yang ber bobot sesuai dengan kajian ilmu yang dipelajari.

Ringkasan rencana Pengembangan teching aids
Laboratorium dan Perpustakaan
Proyek
Sasaran
Prioritas
T1
T2
T3
T4
T5
Mencakup Pengeras suara + OHP





PI
Slide, Kamera, Vidio Kamera, TV.





PII
Mencakup Peralatan LAB standar.





PI
Pembelian buku up to date & majalah





PI
Organisasi Pembelian buku





PI
Katalog bersama





PI

4.7 Pengembangan Penelitian/Lembaga Penelitian
Di SMK penelitian sangat berperan penting dan tidak terpisahkan dari Pendidikan. Dengan penelitian Ilmu dapat berkembang baik dengan teori yang ada ( Kebenaran ilmu adalah tentative: benar selama didukung oleh kenyataan, memeperluas/memodofikasi yang ada, bahkan ynag paling hebat dapat penemuan baru) Untuk maju kearah ini ada tiga aspek yang perlu diperhatikan :
1.      Tenaga ahli Peneliti
2.      Kebijakan penelitian
3.      Dana Anggaran
Dari ketiga aspek inilah kualitas SMK Pertanian Wadil Falah sebagai sekolah umnggul dalam penerapan keilmuan sesaui dengan program kompetensinya sesuai dengan Visi Misi Sekolah. Setiap aspek akan selalu dikaji dan diadakan perubahan secara berkala dengan kebutuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan yang tebarukan.

4.8   Pengabdian Pada Masyarakat
Kegiatan-kegiatan dibidang pengabdian pada masyarakat dikembnag dengan kebijakan-kebijakan sebagai berikut :
1.      Mengintegrasikan kegiatan pengabdian pada masyarakat dengan kegiatan-kegiatan dibidang pendidikan maupun peneliian, khusunya yang bersifat pemampaatanhasil-hasilnya. Dimana Sekolah Menjadi Patner dan pusat pembaharu dimasyarakat sebagai implementasi bidang kahliannya.
2.      Kegiatan pengabdian pada masyarakat dilaksanakan dengan mengacu pada pola ilmiah pokok SMK Pertanian Wadil Falah dengan memperhatikan arah sasaran Kelompok Masyarakat.
Ø  Dikelola Oleh SMK Pertanian Wadil Falah selama sesuai dengan kaidah-kaidah sosial maupun kaidah akademik sebagaicerminan bermanfaatnya sekolah dilingkungannya.
Ø  Masyarakat yang memang harus dibantu dengan tetap memperhatikan kemampuan-kemampuan religious
Ø  Sekolah juga harus meperhatikan aspek sosial sebagai lembaga yang harus peka terhadap masyarakatnya, tapi tentu dalam hal ini mempertimbangkan kemampuan sekolah tersebut.
3.      Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat sesuai Program keahlian dapat dilaksanakan dengan menekankan pada satu atau dua bidang unggulan yang memang terus menerus dialami, dikuasai dan dikembangkan sehingga dapat memberikan jasa kepada masyarakat secara propesional.
4.       Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat yang bersipat multi disiplin dilaksanakan secara proaktif dengan tetap memperhatikan keunggulan-keunggulan masing-masing program keahlian. Pemiliha keunggulan akan terus dikembangkan secara berkala oleh masing-masing program keahlian agar hasilnya benar-benar manfaat terhadap masyarakat.

Ringkasan Rencana Pengembangan
Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Proyek
Sasaran
Prioritas
T1
T2
T3
T4
T5
Peningkatan Penelitian Mandiri
-
-
-
-
-
PI
Penataran dan Pembinaan Langsung Penelitian
-
-
-
-
-
PII
Mencakup Peralatan LAB standar.
-
-
-
-

PI
Pengabdian kepada Masyarakat terarah dan berkualitas
-
-
-
-
-
PI
Spesialisasi dan Konsolidasi serta Peningkatan Kualitas
Konsep-Konsep Perbaikan Kegiatan Kurikulum
Pelaksanaan Monitoring
PI
Perbaikan Anggaran dan usaha berdikari swadaya
-
-
-
-
-
PI


4.9      Pengambangan Kesiswaan
Sesuai dengan pengelompokkan maslaha dalam pembinaan kesiswaan, maka pengembangan kesiswaan dikelompokkan sesuai dengan kebutuhan organisasi kesiswaan. Untuk lebih mempokuskan arah pengembangan kesiswaan SMK Pertanian Wadil Falah akan membagi kelompok kedalam 4 Rencana kelompok Sebagai berikut :
1.      Rencana Pengembangan kelembagaan kesiswaan
      Rencana Pengembangan kelembagaan kesiswaan-kesiswaan dapat dipewrinci sebagai berikut :
a.                   Penyusunan tatakerja administrasi serta pembukuan
b.                  Penataan kembali orgnaisasi OSIS, dalam rangka pengembangan beban dan luang lingkup garapan.
c.                   Pemantapan peran dan pungsi osisbaik internal maupun eksternal
d.                  Penataan fungsi dan peran unit kegiatan siswa.
2.      Rencana Pengembangan aktivitas Kesiswaan
Program pengembangan aktivitas kesiswaan dalam periode 5 (lima) tahun mendatang diarahkansebagai berikut :
a.       Pemantapan Pembentuka sikap akademik melaui penyelanggaraan LKTI dan LKIP secara teratur pada sekolah
b.      Peningkatan Penyelenggaran kegiatan ilmiah berupa symposium, seminar, lokakarya dan sebagainya baik untuk ruang lingkup eahlian pada SMK Pertanian Wadil Falah serta meningkatkan peran siswa dalam forum ilmiah tersebut.
c.       Pengembangan kegiatan sekilagh yang diselenggarakan oleh para siswa
d.      Penigkata kegiatan pendidikan kewira usahaan melalui pembuatan unit bisnis disekolah
e.       Pemantapan keikut sertaan siswa dalam kegiatan minat serta penigkatan prestasi dalam berbagai bidang.
3.      Rencana Pengembangan Kesejahteraan kesiswaan
Peningkatan kesejahteraan siswa  dalam periode lima tahun mendatang dapat diperinci sebagai berikut :
a.       Penataan kembali pasilitas kesekretariatan lembaga-lembaga kesiswaan.
b.      Upaya perincian beasiswa selain dari luar yayasan
c.       Pencantuman beasiswa dalam anggaran belanja SMK Pertanian Wadil Falah
d.      Pendidikan Koperasi Siswa
e.       Peningkatan peran dan fungsi USB (Unit Bisnis Sekolah)
f.       Pemantapan program asuransi
g.      Terbentuknya Klinik kesehatan siswa
4.      Pembinaan Pembimbing Kesiswaan
Pembimbing kesiswaaan merupakan salah satu komponen yang sangat menentukan keberhasilan pembinaan kesiswaan.

                             Ringkasan Pengembangan Kesiswaan
Proyek
Sasaran
Prioritas
T1
T2
T3
T4
T5
Penataan kembali organisasi, peran dan fungsi OSIS,UKS
Persiapan

Perencanaan Program
Pelaksanaan Montor
Perbaikan

  PI

Peningkatan dan pemantapan aktifitas kesiswaan
-
-
-
-
-
PII
Peningkatan kesejahteraan dan pelayanan kesiswaan
-
-
-
-
-
PII
Penigkatan jumlah dan pelayanan kesiswaan
-
-
-
-
-
PI

4.10         Rencana Pengembangan Administrasi
Secara terperinci pengembangan administrasi dilingkungan SMK Pertanian Wadil Falah tercermin dalam dua pilar utama yang terlihat distatus yaitu :
1.      Pengembangan Organisasi dan manajemen
2.      Pengembangan Administrasi
Tahapan-tahapan yang perlu diperhatikan dalam pengembangan administrasi adalah ada job description, organitation manual, job evalution dan flow of work.

    Ringkasan Pengembangan Organisasi Manajemen dan Administrasi    
Proyek
Sasaran
Prioritas
T1
T2
T3
T4
T5
Penbentukan Dewan Penyantun
-
-
-
-
-

  PI

Pembentukan Pusat-pusat lembaga
Persiapan
Persiapan
Persiapan
Persiapan
Persiapan
Reorganisasi Administrasi
Pelaksanaan

PII
Peningkatan hubungan kerjasama keluar





Pembentukan Dewan Sekolah
Persiapan
Persiapan
Pelaksanaan
Monitoring
-
PII
Peningkatan Fungsi Kontrol
Persiapan
-
Pelaksanaan
Monotoring
-
PI
Perbaikan Menajemen Kontrol
-
-
-
-
-
Penarikan Manajemen Perkantoran
-
-
-
-
-
Penataan Admiistrasi terpadu
-
-
-
-
-

4.11        Pengembangan PrasaranaFisik
1). Kelompok bangunan  pusat :
   a.  Bangunan  Pimpinan Sekolah
   b.  Bangunan  Lembaga-lembaga
   c.  Bangunn  Administrasi SMK Pertanian Wadil Falah
   d.  Bangunan  Pelayanan seperti : perpustakaan, aula, mesjid, poliklinik dan sebagainya.
2). Kelompok Banguna Pelaksana Fungsional Pokok
   a.  Bangunan Ruang Sekolah
   b.  Bangunan Ruang Laboratorium
3). Kelompok Bangunan pelayanan Langsung
   a.  Bangunan Pimpinan Program SMK
   b.  Bangunan Administrasi Sekolah
   c.  Bangunan Pimpinan Sekolah, Staf Pengajar, ruang seminar dan ruang rapat.

4.12 Pengembangan Kesejahteraan
a.  Usaha simpan Pinjam
b.  Dana santunan Sakit
c.  Penghargaan bagi yang berjasa
d.  Sarana Olah raga

4.13  Pengembangan Keuangan
1). Siklus Anggaran Pendapatan dan Belanja (APB) Smk Pertanian Wadil Falah
          a.  Siklus APB dimulai dengan penyusunan RAB SMK Pertanian Wadil Falah  yang disusun oleh Kepala Sekolah kepada  yayasan setelah mendapat pertimbangan komite SMK Pertanian Wadil Falah.
          b.  Anggaran Belanja harus diusahakan langkah demi langakah agar jumlahnya dihitung berdasarkan atas standar performance dan biaya.
          c.  Jika penyusunan RAPB dilaksanakan seprti performance budgeting maka urutan kerja serta kerja kita akan membaik, yaitu dimulai dengan penyusunan program kerja serta prioritasnya berpedoman pada RIP dihitung uotputnya dengan ukuran standar dan hitungan biayanya berdasrkan biaya stndar.
          d.  Implementasi program kemudian diikuti dimana perencanaandan sistem  informasi harus berperan sehingga setiap kelainan dapata diketahui dan dianalisis sebab-sebabnya.
          e.  Pertanggung jawaban yang lengkap bukan hanya dilengkapi daftar pendapatan penerimaan dan pembelanjaan/ pengeluaran tetapi disertai disertai pula dengan daftar kekayaan dan neraca keuangan.
2). Klasifikasi dan Anggaran
      Dalam RAB dibedakan biaya (belanja)bangunan dan biaya rutin dan tidak ada perbedaan pendapatan pembangunan dan pendapatan rutin. Dilihat dari sudut pengeluaran, biaya pembangunan bersifat capital cost  atau biaya berulang. Pendapatan yang diperoleh digunakan untuk keprluan pembangunan rutin, dihemat terjadi tabungan (saving) yang dapat digunakan untuk keperluan pembangunan.
3).  Menggali Sumber Pendapatan
SMK Pertanian Wadil Falah, yayasan dalam hal ini harus membentuk panitia bersama dan menarik mereka yang mampu menjadi project hunter karena luas relasinya semua sumber harus dimanfaatkan misalkan alumni.
4).  Proyeksi keuangan
              Pada waktu RIP disusun, sumber keungan dari SPP masih menggunakan system tarip per tahun. Tarip yang diberlakukan 5 (lima) tahun mendatang disesuaikan dengan tariff yang sudah berlaku, dengan kemudian mengalami kenaikan setiap tahunnya disesuaikan dengan kaeadaan proyeksi belanja berdasarkan pada asumsi belanja untuk operasional sekolah dan pengembangan termasuk didalamnya pembayaran hutang.

               Ringkasan Pengembangan Organisasi Manajemen dan Administrasi 
Proyek
Sasaran
Prioritas
T1
T2
T3
T4
T5
Sistem APB
-
-
-
-
-
PI
a. Program kerja berdasarkan performance
Persiapan

Perencanaan Program
Pelaksanaan Monitor
Perbaikan

  PI

b. RAPB berdasarkan standar
Pelaksanaan
PII
c. Monitoring Kontrol
I
II
I
II
I
PII
d. SPJ APB dan Program kerja disertai neraca
-
-
-
-
-
PI
Panitia Penggalian Pendapatan
-
-
-
-
-
PI


STRATEGI, KEBIJAKAN UTAMA, SASARAN PEMBANGUNAN
 DAN PRIORITAS PENGEMBANGAN

1.      Strategi Pengembangan
Setelah keadaan SMK Pertanian Wadil falah dianalisis baik mengenai lingkungannya maupun keadaan internnya, maka stregi untuk rencana pengembangan lima tahun yang akan datang adalah konsolidasi dan peningkatan mutu.
Konsolidasi dapat juga disebut stabilitasi adalah usaha untuk memantapkan persyaratan mengkokohkan eksistensi SMK Pertanian Wadil falah. SMK Pertanian Wadil falah harus memenuhi persyaratan yang menjadi pedoman pendidikan SMK dari Dinas Pendidikan. Jadi dalam pengertian konsolidasi/stabilatasi sebetulnya sudah termasuk usaha perbaikan mutu. Disamping itu peningkatan kualitas perlu menjadi perhatian utama SMK Pertanian Wadil falah agar ia akan lebih mampu bersaing baik dipasar keluaran maupun pasar masukan

2.      Kebijakan Utama
Kebijakan utama yang harus dijadikan pedoman dalam menyusun rencana pengembangan ini adalah efesiensi dan efektipitas, terutama dalam bidang akademik tetapi juga diusahakan pada bidang-bidang lainnya. Kemudian perklu diperhatikan prinsip-prinsip dasar yang tercantum dalam status : menjungjung tinggi kebebasan akademik, kebebasan mimbar mimbar akademik dan otonomi keilmuan.
Didalam manjemen perlu diperhatikan bahwa kepala sekolah, pimpinan SMK Pertanian Wadil falah dibidang akademik bertanggungjawab terhadap kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, sedangkan administrasi keuangan bertanggungjawab kepada yayasan. Kemudian otonomi dalam manajeman diwujudkan dalam peran komite yang menjadi bahan normatife di SMK, sedangkan otonomi dibidang keuangan diatur dalam pp No 60 tahun 1999. Tentunya semua otonomi dn dalam batas-batas wewenang diberikan yayasan kepada SMK sebagaimana digariskan dalam status.

3.      Sasaran Pengembangan
Adapun sasaran pengembanagan SMK adalah :
A.   Bidng Akademik
a.       Stabilitas Student
b.      Menyiapakan status akreditasi
c.       Mengembangkan program keahlian
d.      Menyelesaikan studi sesuai dengan waktu yang ditentukan
e.       Relevansi kurikulum dalam kebutuhan kerja dan pembangunan
f.       Peningkatan kemampuan guru dalam IPTEK, prosess belajar mengajar dan penelitian
g.       Perbaikan alat pembantu belajar, laboratorium dan perpustakaan
h.      Mengembangkan aktipitas mandiri penelitian dan pengabdian kepada masyarakat
i.        Penataan dan peningkatan organisasi, peran dan fungsi serta aktipitas kelembagaan siswa
j.        Meningkatkan bimbingan, pelayanan dan kesejahteraan siswa
k.      Meningkatkan komunikasi dan mendorong peningkatan aktipitas SMK
l.        Perbaikan alat pembantu belajar dan laboratorium

B.     Bidang Administrasi
a.       Melengkapi administrasi dan pedoman kerja administrasi
b.      Meningkatkan aktipitas normatife dari pada komite sekolah
c.       Perbaiakan sistem perencanaan, implementasi, pengawasan dan impormasi
d.      Peningkatan kemampuan keahlian staf administrasi
e.       Perbaiakan iklim bekerja
f.       Peningkatan sarana dan prasarana fisik
g.       Mengusahakan peningkatan kesejahteraan staf dosen, staf administrasi dan siswa
h.      Peningkatan sumber pendanaan
i.        Mengusahakan perbaikan alokasi budget dan manajemen keuangan

4.      Prioritas Pengembangan
Dalam RIP SMK Pertanian Wadil Falah ini tidak ada penentuan prioritas menurut bidang (akademis dan administratife dengan berbagai komponennya) tetapi menurut jenis rencana/program/proyek. Tentunya strategi budaya adalah konsolidasi dan peningkatan kualitas akademis, tetapi untuk mencapai sasaran ini diperlukan tunjangan bidang lainnya.
Atas pertimbangan atas setiap rencana/program/proyek akan diberikan tanda sebagai berikut :
PT             = rencana harus dilaksanakan sepenuhnya
P II            = rencana dilaksanakan sejauh mungkin
P III          = rencana dilaksanakan sesuai kemampuan biaya/waktu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar