TMMD Nonfisik, Kodim Gandeng Dinas Pertanian - Jampang Media

Breaking

Rabu, 31 Juli 2019

TMMD Nonfisik, Kodim Gandeng Dinas Pertanian

Reporter : Akoy Khoerudin
Sumber foto: A Hoer
mediajampang.co.id, Lembursitu,- Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 Kota Sukabumi, Kodim 0607 menggandeng Dinas Pertanian. Pada rangkaian kegiatan TMMD nonfisik, hadirkan penyuluh pertanian yang dipusatkan di aula Kelurahan Cikundul,  Rabu (31/7/2019).

Pada rangkaian kegiatan TMMD Nonfisik, Kodim 0607/Kota Sukabumi menggandeng Dinas Pertanian guna memberikan penyuluhan pertanian bagi masyarakat sekitar lokasi kegiatan TMMD di Kelurahan Cikundul. Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah Mahasiswa Universitas UMI Sukabumi dan Kelompok Tani (Poktan) Kelurahan Cikundul dan dibuka langsung oleh Pasiter Kodim 0607 Kapten Mahtom Tohari, Kamis (31/7/2019).

Sumber foto: A Hoer
Pelaksanaan kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 yang berlokasi di Kampung Tegal Panjang,  Kelurahan Cikundul,  Lembursitu tersebut selain kegiatan fisik juga ada beberapa kegiatan nonfisik. Kali ini kegiatan nonfisik TMMD menggandeng Dinas Pertanian Kota Sukabumi hadir untuk memberikan penyuluhan pertanian.

"Salah satu kegiatan bidang non-fisik yang disentuh  kali ini bidang pertanian, karena sebagian masyarakat Kelurahan Cikundul notabene para petani," tambah Pasiter. 

Sementara itu pemateri Dinas Pertanian melalui Kusnaya, selaku koordinator penyuluh pertanian menyanpaikan soal asuransi pertanian. Dinas membahas soal asuransi pertanian bagi para petani yang berminat untuk mengikutinya. Para petani diwajibkan membayar uang premi asuransi dan dibayarkan untuk sekali musim tanam padi.

Sumber foto: A Hoer
"Asuransi premi itu, apabila mau masuk asuransi dan premi ini dibayarkan sekali dalam sekali musim tanam padi. Apabila dalam satu musim itu gagal panen maka akan diganti oleh pihak asuransi," jelasnya.

Selain soal Asuransi pihak penyuluh juga menjelaskan tentang lahan pertanian yang berkelanjutan. Diantaranya soal manfaat kartu tani, program pupuk bersubsidi yang dapat diterima petani kecil. Karena menurutnya selama ini banyak kesulitan mendapatkan pasokan pupuk.

"Ya, dengan mempunyai kartu tani pemerintah bisa mengetahui dengan tepat data petani yang membutuhkan pupuk dan jumlah pupuk yang dibutuhkan. Oleh karena itu distribusi pupuk subsidi akan lebih efisien dan tepat sasaran," pungkasnya.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar