Warga Keluhkan Sulitnya Membuat e-KTP, Ini Pejelasan Wakil Bupati Sukabumi - Jampang Media

Breaking

Jumat, 11 Oktober 2019

Warga Keluhkan Sulitnya Membuat e-KTP, Ini Pejelasan Wakil Bupati Sukabumi

Wakil Bupati Sukabumi, Adjo Sardjono saat bertemu komunitas 54JB di Pendopo Sukabumi, Rabu (9/10/2019).
MediaJampang.co.id, SUKABUMI,- Sampai dengan saat ini masih banyak warga diberbagai daerah termasuk di Kabupaten Sukabumi yang mengeluhkan sulitnya memperoleh Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP).

Menanggapi lamanya proses pembuatan e-KTP, dalam kegiatan pertemuan dengan komunitas 54JB, Wakil Bupati Sukabumi Adjo Sardjono memberikan penjelasan terkait permasalah yang dilematis itu.

Pasalnya pada pertemuan yang berlangsung di Pendopo Sukabumi, Rabu (9/10/2019) tersebut Wakil Bupati Sukabumi mendapat pertanyaan dari salah satu anggota komunitas 54JB yang hadir.

Awalnya salah satu anggota komunitas 54JB, Rendi (25) mengatakan bahwa masyarakat merasa tertertekan dengan tuntuan negara atas kewajibannya sebagai warga negara. Namun mereka merasa tidak terpenuhi atau sulit mendapatkan hak-haknya sebagai warga negara.

Diantara masyarakat kesulitan memperoleh dokumen kependudukan e-KTP. Setelah melakukan perekaman  sudah berbulan-bulan bahkan ada yang bertahun-tahun tapi e-KTPnya belum jadi juga. Padahal negara mewajibkan seleruh warga negara untuk memiliki kartu identitas berupa e-KTP. Katanya.

"Pada kesempatan ini kami ingin mengetahui secara langsung apa permasalahannya yang mengakibatkan masyarakat kesulitan memperoleh e-KTP", tanya Rendi kepada Wakil Bupati Sukabumi.

Kemudian Wakil Bupati Sukabumi, Adjo Sardjono menjelaskan, bahwa masalah ini dilematis bagi pemda Kabupaten Sukabumi. Memang benar masyarakat yang belum mendapat e-KTP angkanya masih cukup tinggi, dan masalah ini tidak bias diselesaikan sekaligus karena kewenangan pengadaan blanko e-KTP ada di pemerintah pusat.

Setiap bulannya Disdukcapil Kabupaten Sukabumi hanya menerima jatah 500 keping blanko, jumlah tersebut sama dengan yang diterima oleh Kabupaten/ Kota yang lebih kecil wilayahnya dan penduduknya lebih sedikit daripada Kabupaten Sukabumi.

“Kami hanya menerima jatah 500 Keping blanko setiap bulannya dari pemerintah pusat, sedangkan masyarakat yang antre di Disdukcapil untuk membuat e-KTP setiap harinya lebih dari 200 orang. Apalagi dengan jumlah penduduk Kabupaten Sukabumi yang lebih banyak dari pada Kabupaten/Kota lain”. Jelasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar